Sunday, February 3, 2008

MUSCAB DKC GARDA BANGSA MAGELANG

Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (GARDA BANGSA) Kabupaten Magelang pada tanggal 24 Februari 2008 akan mengadakan Musyawarah Cabang di GunungPring Muntilan, acara ini diselenggarakan setiap 5 tahun sekali.
GARDA BANGSA Kabupaten Magelang dalam MUSCAB ini mengemban amanat masyarakat Magelang untuk tegaknya demokrasi bangsa. GARDA BANGSA Kabupaten Magelang periode 2003 - 2008 dipimpin oleh Drs. Efendi Yazid pengasuh Pondok Pesantren Putri Watu Congol Gunungpring Muntilan, yang akrab dipanggil mbah pendi ini sangat merakyat dan disegani oleh masyarakat magelang.
Pada Muscab ini mbah pendi akan melaporkan pertanggungjawaban kegiatan Garda Bangsa selama dipimpinnya. dan tentunya nantinya akan trus dilanjutkan dengan sidang komisi dan pemilihan kepengurusan Garda Bangsa Kabupaten Magelang yang baru.... dan mbah pendi sendiri sudah tidak akan mencalonkan lagi karena beliau sekarang ini telah mengisi kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Magelang sebagai Wakil Ketua.
Beliau berpesan agar dalam pemilihan kepengurusan Garda Bangsa ini harus lebih demokratis dan akan memberikan contoh bahwa Garda Bangsa yang notabene Gerakan Pemuda mampu untuk menghidupkan kembali dan menegakan demokrasi. Kata mbah Pendi menambahkan barang siapa nantinya dalam pemilihan Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Magelang terbukti adanya money politic maka beliau tidak segan segan akan meminta pada DPP Garda Bangsa untuk tidak menurunkan SK bagi yang menang.
Selamat Berjuang Untuk Tegakan Demokrasi.....

Tuesday, January 15, 2008

PILKADA 2008

- Kesuksesan pelaksanaan PILKADA tentunya banyak diharapkan oleh semua pihak masyarkat, hal ini akan tercapai bila ada sosialisasi kepada masyarakat agar nantinya bisa memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat karena dalam PILKADA nanti rakyat-lah yang akan menjadi wahana politik oleh mesin2 politik yang ada dengan adanya sosialisasi nantinya masayrakat akan bisa memilih siapa yang paling cocok sebagai Kepala Daerah nantinya.
- Fungsi mesin politik nantinya akan membaur dan menyusup dalam masayrakat hal ini masyarakat sebagai koloni yang baru dibutuhkan oleh obyek PILKADA nantinya akan kemasukan virus politik yang dampaknya akan memberikan karakter yang berbeda - beda, akankah perbedaan ini akan dapat membuktikan bahawa mayarakat Indonesia pada umumnya dan Jawa Tengah pada Khususnya masih berpedoman pada nilai - nilai luhur, rasa gotong -royong dan saling nguwongke dengan rasa handarbeni yang tinggi sehingga tidak akan timbul perpecahan dalam masyarakat dalam pelaksanaan PILKADA nantinya.
- SIAPA YANG MAU MENJADI KORBAN PILKADA......?????